Pembukuan, pajak, stok, kas, selisih yang nggak ketemu. Buat kebanyakan orang, ini tumpukan yang bikin nunda.
Kami yang ngerapiin tumpukannya. Yang nyampe ke kamu cuma dua: apa yang perlu diputusin, sama apa yang perlu dikerjain besok.
Kebanyakan usaha kecil nggak kekurangan data. Notanya ada, transferannya ada, chatnya ada. Yang nggak ada itu tempat semuanya ketemu.
Jadi tiap ditanya "bulan ini untung berapa", jawabannya nebak. Bukan karena males, tapi karena angkanya emang belum pernah disuruh ngomong.
Kami nggak jualan aplikasi. Kami duduk bareng kamu sampai catatannya jalan sendiri, terus kami pulang.
Sebagian kami pakai sendiri dulu sebelum dikasih ke orang. Yang punya klien, namanya kami simpan.
Bikin invoice tanpa internet, langsung jadi PDF. Datanya tinggal di komputer kamu.
Buka aplikasi Produk · dipakai umumCatat stok masuk keluar buat usaha kecil. Offline, nggak perlu server.
Buka aplikasi Produk · dipakai umumPembukuan usaha kecil sampai laporan siap pajak. Offline, datanya tinggal di komputer kamu.
Buka aplikasi Kerjaan klien · toko retailDari nota kertas setumpuk jadi kasir yang dipakai tiap hari. Stok, HPP, sampai laporan hariannya nyambung.
Lihat contoh tampilanRatusan acara dari beberapa gedung dijadiin satu proyeksi kas, plus laporan yang dibaca direksi tiap bulan.
Internal klienKelas, absensi, ujian, sampai rapor muridnya jadi satu tempat. Gantiin tumpukan spreadsheet dan form.
Internal klienTadi di atas kami bilang yang nyampe ke kamu cuma dua. Ini yang kedua: kalau kamu ngobrol, ini yang kejadian.
Usahanya apa, lagi mentok di mana. Nggak usah disiapin, nggak usah rapi.
Biasanya soal siapa yang nyatet dan di mana nyatetnya. Bukan soal aplikasinya.
Menurut kami masalahnya apa. Kadang jawabannya "ini bisa kamu benerin sendiri", dan itu selesai di situ.
Obrolannya nol. Kalau lanjut, harganya diomongin setelah kami ngerti kasusnya.